Senin, 10 Maret 2014

Los Angeles : Hello Hollywood !!!

Post kali ini adalah post dan cerita hari terakhir di Benua Amerika. Terbengkalai dan tertimbun cerita lain yang lebih excited untuk diceritakan karena masih hangat-hangatnya hehe. Anyway, 10 hari di negeri orang ternyata berasa juga kangennya ama negara sendiri. Pagi ini kami sudah langsung check out dari Hotel.  Sisa waktu di hari ini kami masih punya beberapa agenda yang cukup padat. Tujuan pertama kami hari ini yaitu Hollywood Sign di Hollywood Hill. Tulisan gede bertuliskan "HOLLYWOOD" bertengger setinggi 14 meter sudah kelihatan di kejauhan pada waktu kami masih di downtown. Melihat lebih dekat, setidaknya bisa berada di bukitnya itu yang ingin kami lakukan :) Ya donk, Hollywood Sign kebanyakan orang juga familiar, salah satu Famous Landmark nya Los Angeles. 

Untuk mencapai Hollywood Sign ini, kami sungguh sangat terbantukan oleh GPS yang sangat akurat menunjukkan direction kesana. Kalau ga, bisa nyasar-nyasar karena jalanannya berkelok-kelok dan penuh cabang. Menyusuri jalanan typical perbukitan ditemani rumah-rumah yang ternyata neighborhood sini adalah pemukiman elite. Rumah-rumah nya juga terlihat nyaman banget, dengan kebanyakan taman berumput di depan rumah. Kebanyakan rumahnya beratap rendah lho, mungkin karena daerah perbukitan yang notabene sudah sejuk kali. Lingkungan nya juga sangat terawat. 

Minggu, 16 Februari 2014

Amazing Trip Part #5 : Pesona Bromo lainnya : Bukit Teletubbies, Pasir Berbisik dan Air Terjun Madakaripura

27 Oct 13, Padang Savana di Bromo
Ooh ga nyangka juga bisa cerita trip Jawa Timur ini sampai part ke 5. Entah memang banyak yang bisa diceritakan atau lagi bawel ;) Ibaratnya skripsi, Part 5 ini sebagai part penutup, yang ga kalah seru untuk diceritakan. Anyway, setelah turun dari Kawah Bromo, kami masih lanjut menyusuri lautan pasir dan mengarah ke perbukitan yang ada di punggung Gunung Bromo.

Sopir jeep dengan tangguh menyesuaikan setiran kiri dan kanan. Kadang kami berpapasan dengan beberapa motor yang sedang kepayahan, terjebak dalam jalanan pasir yang agak lembut, ban jadi slip membuat motor harus dituntun. Pemandangan perbukitan dengan tebing-tebing hijau hampir tegak lurus di sebelah kiri kami dan padang savana yang luas memberi nikmat penglihatan. Lembah yang Indah. Ga heran kalau Padang Savana Gunung Bromo sering dijadikan lokasi syuting FTV. 

Kamis, 23 Januari 2014

Amazing Trip Part #4 : Bromo, Sang Magis Yang Memberi Kehidupan



27 October 2013 - Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Siapa yang tidak kenal Gunung Bromo? Pasti tau donk ya. Apalagi buat para traveler, Gunung Bromo sudah pasti masuk dalam bucket list yang kudu harus didatangi. Pamornya ga hanya di dalam negeri tapi juga terkenal di kalangan backpacker dan wisatawan asing. Buatku sendiri, perjalanan ke Bromo ini bukan pertama kalinya. Ini adalah kedatangan kedua yang tiba-tiba aja masuk dalam Itinerary trip Jawa Timur. 

Masih ingat dulu, betapa exciting nya waktu itu bisa melihat sunrise langsung dari Gunung Pananjakan. Bukan masalah sunrise-nya, toh kita bisa melihat matahari terbit darimana aja, tapi soal view yang ada di depan mata ketika bumi sedikit demi sedikit terpapar cahaya mentari. Speechless, Awesome, Super Cool. Lukisan pagi yang indah dari Sang Mahakarya. 

Gunung Bromo dengan kepulan asapnya dari dalam kawah yang masih aktif, Gunung Semeru dengan angkuh berdiri sebagai Atap tertinggi di Tanah Jawa yang juga dengan asap vulkanik yang keluar tiap 15 menit sekali. Gunung Batok yang terdiam tanpa aktifitas, menjadi saksi bisu hilir mudiknya jeep-jeep yang melewati Lautan Pasir. Dan kabut yang masih asyik menyelimuti perbukitan di sekitar Bromo dan desa Cemoro Lawang yang terdekat.  Semua menyatu dalam sebuah bingkai harmoni alam yang menyihir setiap mata yang memandang. 

Senin, 30 Desember 2013

Amazing Trip Part #3 : Jember, Pesisir Selatan Yang Tidak Kalah Indah

Baru hari kedua dan Jember akan menjadi kota ketiga yang kami singgahi. Perjalanan yang sarat dengan schedule padat dan destinasi yang berpindah-pindah kota yak :) dan aku pun udah kangen sama empuknya kasur secara semalam langsung trekking ke Kawah Ijen. Kadang kalau lagi liburan ala backpacker gini, malah sering nya jadi kurang tidur. Hebatnya, walau kurang tidur tapi tubuh cepat banget belajar menyesuaikan keadaan untuk tetap ON biarpun sedang diforsir. Mungkin karena tubuh berhasil ditipu oleh hati dan pikiran yang lagi Happy.

Dari omongan dan keinginan iseng beberapa teman-teman, akhirnya terjadi kesepakatan akan sekalian mampir ke Bromo dulu baru kemudian kami balik ke Surabaya. Yang artinya juga malam ini hanya bisa tidur sebentar di Jember dan jam 2 pagi akan lanjut lagi ke Bromo... Gila benar, padat total setotal totalnya liburan kali ini hahaha...Kata temanku yang lain, ini lagi liburan apa lagi di plonco ya.

Anyway, Jember termasuk kota kecil, kira-kira 3.5 jam kalau dari Paltuding, Banyuwangi menuju arah Selatan. Apa yang dilalui dan bagaimana rupa suasana dalam perjalanan ke Jember tidak kunikmati, tidur lebih menggoda secara tubuh sudah capek sekali sehabis dari Kawah Ijen. Ketika terbangun sudah sampai di daerah kota. Walaupun akan bermalam di sini, kami tidak mencari penginapan. Kami menumpang di rumah sepupu salah satu teman yang jadi kepala suku di trip ini. Ngirit biaya banget yak ;)

Senin, 16 Desember 2013

Amazing Trip Part #2 : Kawah Ijen, Antara Kerasnya Hidup Para Penambang dan Keindahan Alam-nya

Tengah Malam, Paltuding Rest Point
Dinginnya angin pegunungan di ketinggian 1,850 mdpl langsung menusuk kulit ketika kami sampai di Paltuding rest point. dari Baluran langsung menuju kesini, membuat kami belum dalam persiapan diri untuk suasana pegunungan. Rencana yang tadinya kami ingin bermalam sekedar merebahkan tubuh sebentar yang sudah cukup lelah ini, harus urung niat karena penginapan di Paltuding sudah penuh. 

Menurut Pak Supir kalau mau bermalam bisa ke Homestay Arabika atau Catimur yang paling dekat dengan Paltuding, cuma kami ngeyel maunya menginap di Paltuding aja biar lebih dekat dengan Kawah Ijen. Padahal, Penginapan di Paltuding sendiri  terbatas, hanya ada 3 rumah namun bisa sharing kamar dipakai rame-rame. Jadi sudah resiko juga ga kebagian space lagi. 

Tengah malam begini Paltuding sudah lumayan ramai oleh para pendaki yang siap menjajal Kawah Ijen. Perlu trekking 3KM untuk mencapai ketinggian 2,368 mdpl dan siap-siap mata, hati dan pikiran akan dimanjakan oleh pemandangan mengesankan Kawah Ijen yang cukup populer ini. Ready ?!!!

Kami benaran hebat, uda kurang tidur tapi semangat tetap membara untuk langsung lanjut trekking jam 1 dini hari. Ada yang ingin kami kejar dengan bela-belain ga tidur dan niat sekali trekking pagi-pagi buta. Yup, fenomena Blue Fire alias Api Biru. Fenomena yang hanya ada 2 tempat di dunia, yaitu di Kawah Ijen dan satunya di Alaska. Blue Fire hanya bisa dilihat sebelum matahari terbit, setelah itu akan menghilang dan hanya menyisakan asap tebal seiring mulai terpapar oleh cahaya matahari. Jadi kali ini kesempatan ku untuk bisa melihat langsung Blue Fire muncul di sela-sela sumber belerang di dasar kawah. 

Jumat, 22 November 2013

Amazing Trip, Part #1 : Sejenak merasakan Afrika van Java, Taman Nasional Baluran


We are The Adventures :D

Jejak kaki pagi ini dimulai dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Petualangan kali ini bersama dengan 8 orang teman ku yang lain, sebagian sudah kenal karena teman sejalan waktu ke Tanjung Putus kemarin. Tidak susah untuk cepat membaur satu sama lain dalam group yang menurut ku jumlah yang pas untuk berpetualang bareng. Well, flight paling pagi Mandala Tiger Air otomatis tidak pake delay, membawa kami selama 1 jam mengudara menuju langit paling timur Pulau Jawa. Rencananya kami akan keliling di beberapa tempat di ujung pulau Jawa ini.

Walaupun kurang tidur karena pagi-pagi subuh sudah bangun, tetap aja aku bukan pejalan yang gampang tidur dalam perjalanan hiks :( Kebiasaan yang tidak menguntungkan sebagai seorang backpacker ;) . Enak banget kalau liet temanku yang lain dengan cepat bisa tidur dalam pesawat, mobil bahkan bis. Cuma, kadang memang terlalu sayang tidur selama sedang mengudara di atas tanah Jawa. Aku suka menikmati landscape Pulau Jawa dari atas. Rangkaian gunung berapi mencuat gagah keluar dari selimutan awan-awan, bersanding satu sama lain seperti saling menyambung dari Barat ke Timur. 

Memang, Indonesia masuk dalam Ring of Fire Gunung berapi yang paling aktif di dunia, bertebaran dari Tanah Sumatra sampai dengan Tanah Sulawesi dan Maluku di Indonesia bagian Timur seperti membentuk busur bumi. That's why negara kita ini subur dan kaya akan keragaman hayati dan sumber daya mineral *LoL, jadi melenceng ke pelajaran Geografi hahaha :D :P Intermezzo ya. 

Jumat, 11 Oktober 2013

Los Angeles : Tak Pernah Ku Bermimpi Sampai di Kota Film Terkenal ini


Hello Los Angeles..........


Akhirnya sampai juga pada kota terakhir dari rangkaian kota yang direncanakan dalam business trip ini :) Yes, Los Angeles, Hollywood city, kota para bintang film dunia. Los Angeles sebagai exit port kami untuk balik ke Jakarta, karena EVA Air tidak ada direct flight dari Las Vegas ke Jakarta. Jadi pilihannya antara balik dari San Fransisco lagi atau lewat Los Angeles, tentu kami pilih lewat Los Angeles hahaha, kapan lagi bisa mampir sana *ga mau rugi.

Kami menggunakan jalan darat alias pake mobil dari Las Vegas menuju Los Angeles, take time sekitar 5 jam lebih. Berhubung juga mobil sewaan dari LV akan kami kembalikan di bandara Los Angeles. 

Scenic gurun menemani sepanjang perjalanan, rasanya seperti mengulang perjalanan pada waktu menuju Arizona. Cuma bedanya tidak ditemani dengan suasana bersalju. Yup, Los Angeles sama dengan San Fransisco ada di pesisir barat benua Amerika, sehingga musim dingin nya tidak sampai bersalju. Nah, kali ini ada beberapa kelihatan kaktus gurun yang typicalnya gede-gede, yang tadinya ga nemu sama sekali waktu di Arizona. 

Chapter #3, Beautiful Rinjani : Day 2 - Duka Lara dan Nikmat Menuju Plawangan Sembalun

Hari ini akan menjadi hari penuh tantangan. Bukit Penyesalan yang sudah ku dengar jauh hari akan menjadi ujian berat untuk kaki ku. Na...