| Pemeran utama perjalanan ini :) |
Aku dulu seorang rider, dengan Yamaha New Vega R nan setia menemani selama 5 tahun melintasi setiap jalanan di Ibukota, sebelum akhirnya my Vega harus berpindah tangan alias dijual. Sejak kuliah cita-cita ku mau punya kendaraan sendiri, maklum waktu kuliah belum bisa menghasilkan duit sendiri, so keinginan untuk punya motor sendiri masih jauh dari angan-angan.. Mau minta ke orang tua ? Ga mungkin.. Kasihan mereka karena masih harus membiayai biaya kuliah termasuk biaya hidupku..
Well, akhirnya setelah aku kerja, itu bukan angan-angan lagi, karena di tahun 2007 aku berhasil membeli sebuah motor.
Nah mulai d ide-ide gila yang mau dilakukan. Dari sejak kuliah, setiap kali ikut teman-teman ke Puncak rasanya suatu saat pengen naek motor ke Puncak dari Jakarta hehe,nekat.com.
Pengen merasakan sejuknya suasana Puncak secara langsung menyentuh kulit, bisa langsung berhenti sesuka hati kalau sedang terpukau dengan deretan kebun teh nya..bisa dingin-dinginan dan nongkrong lebih lama sekedar menikmati jagung bakar dan teh manis hangat, kalau ikut teman kan ga enak suruh berhenti-henti sesuka hati.
Well, akhirnya setelah aku kerja, itu bukan angan-angan lagi, karena di tahun 2007 aku berhasil membeli sebuah motor.
Nah mulai d ide-ide gila yang mau dilakukan. Dari sejak kuliah, setiap kali ikut teman-teman ke Puncak rasanya suatu saat pengen naek motor ke Puncak dari Jakarta hehe,nekat.com.
Pengen merasakan sejuknya suasana Puncak secara langsung menyentuh kulit, bisa langsung berhenti sesuka hati kalau sedang terpukau dengan deretan kebun teh nya..bisa dingin-dinginan dan nongkrong lebih lama sekedar menikmati jagung bakar dan teh manis hangat, kalau ikut teman kan ga enak suruh berhenti-henti sesuka hati.