Senin, 03 Juni 2013

Arizona : Perjalanan ke Grand Canyon dan Hoover Dam



Sepertinya semalam daerah Arizona diguyur hujan salju yang lumayan gede. Gimana ga, pas pagi-pagi ke mobil, kaca depan sudah penuh dengan "es serut". Tinggal dikasih sirup merah, kolang kaling dan teman-temannya jadi d es teler murni dari alam haha :p Udah gitu kekoyolan kami yaitu menyiram air ke kaca mobil dengan maksud biar es nya turun..tapi kami salah kaprah, malahan airnya langsung jadi es dan bikin kami ada kerjaan ngikisin es yang jadi keras itu hahaa..

Anyway, lagi dingin-dingin bersalju gini enaknya makan yang hangat-hangat pastinya kan..Kalau Popmie gimana? Haha yes, itu yang jadi sarapan kami. rasanya masih kurang wong porsi popmie cilik begitu tapi cukup terbalas rasa kangen sama makanan di Indo. Temanku niat benar bawain dari Jakarta. Selama di US kami stress dengan porsi makanannya, tiap makanan keluar langsung pegang perut "Sanggup ga ya ngabisinnya" :p Pantesan bule itu badannya gede-gede, makannya banyak. Mereka suka banget minuman bersoda karena itu minuman bersoda disana free refill ampe kembung.

Awalnya kami masih sok-sok an pesan untuk porsi sendiri tapi lama-lama pesan 2 porsi untuk bertiga uda cukup, mayan ngirit kan jadinya. Kocaknya lagi, kami bahagia sekali ketika lagi di perjalanan menuju Arizona menemukan restoran cepat saji chinese food "Panda" bahagia karena bisa makan nasi haha..typical indo banget ye rasanya ga klop kalo ga makan nasi. 

Selasa, 30 April 2013

Las Vegas - Arizona : Kejutan Dari Gurun Ketemunya Salju




Pagi ini sungguh terburu-buru apalagi kalau bukan mengejar pesawat pagi, heading to Las Vegas. Local flight yang kami pilih yaitu United Airlines. Harga tiket nya waktu itu (Nov 2011) USD 250.  Kalau banyak yang bilang bandara US itu ketat, yoi kali ini merasakannya. Kita mesti buka tas, dikeluarkan kalo itu laptop, jaket, topi, ikat pinggang dan yang paling heboh menurutku yaitu buka sepatu.  Kebayangkan kalau abis itu mesti cepat-cepat beresin barang-barang dan tergesa-gesa pake sepatu. 

Petugas imigrasinya sangar-sangar dan pasang tampang menyelidik gitu. Apalagi kalau lihat kita-kita non bule gini, wuih pasang tampang curiga seakan-akan kita datang dari Negeri Tirai Bambu dan siap jadi cewek penghibur di Las Vegas hahaha.        

Eh tapi serius lho, jadi loncat sedikit ceritanya gara-gara ngomongin soal cewek penghibur ini. Di Vegas kalau sudah sore hari banyak bapak-bapak yang bagiin kartu disepanjang jalan Las Vegas Strip.  Dan do you know apa gambar kartunya?? Haha disitu terpampang secara hot pose cewek penghibur naked nan cinclong include dengan nama dan nomor yang bisa dihubungi.  

Hanya bagian tertentu yang dikasih bintang-bintang sebagai sensor (tau donk bagian apa aja hihi)
Setiap aku dapat, aku langsung tak kasih ke customerku untuk dia pilih mana yang duplikat dan katanya mau bawa pulang buat kasih teman-teman sebagai ole2 wakaka *menarik juga ya. 

Landscape Las Vegas dari atas mostly gurun luas berbukit gersang dan warna coklat paling mendominasi. Las Vegas memang sudah masuk negara bagian Nevada yang terkenal dengan daerah gurunnya. Walaupun begitu ada kelihatan bukit keputih-putihan yang sepertinya tertutup salju..Woo Salju..cuma ga tau itu daerah mana. Ehm kelihatan ga jauh dari Las Vegas karena ga lama kami pun sudah mendarat.

Minggu, 31 Maret 2013

San Francisco : Beneran Kota Lesbian dan Gay Friendly :D


Hi, yang sedang nyasar di blog ini gara-gara judul diatas harap bersabar ya..ceritanya dibawah hahaa...Judulnya menarik kan? Penasaran? Hihihi...tunggu bentar..ceritanya belum kesitu dulu :D, yang pasti judul diatas punya bukti langsung fresh from the oven wakaka. 

Anyway, pagi ini tubuh sudah bersemangat, seakan-akan ga mau membuang waktu di hari terakhir kami di SF. Waktu singkat tapi maruk mau pergi ke banyak tempat :D Dari pengalaman kemarin, kami sudah fasih mapping jalanan dan pagi ini sambil menghirup udara sejuk SF kami berjalan kaki menuju daerah Rusian Hill. Enaknya ga jauh dari hotel kami.

Apa yang ingin kami lihat di Russian Hill? Daerahnya sih ga ada yang special tapi yang unik itu yaitu jalanan berliku-likunya, yang dinamakan dengan Lombard Street dan terkenal di dunia sebagai The Cookedest in the world (Jalanan paling berliku di dunia) Lombard Street bisa dilalui oleh mobil, tapi pastinya harus hati-hati, karena memang belokannya sangat ekstrem sekali dan jalan nya tidak begitu lebar. Hanya 1 jalur dari atas ke bawah (one way). 

Senin, 18 Maret 2013

San Francisco : Explore Downtown SF


Sign of Fisherman Wharf
Setelah excited dengan Golden Gate Bridge, kami menuju next excited destination yaitu Fisherman Wharf. Tempat ini paling populer didatangi turis, soalnya tempat ni sudah disulap dengan banyak resto, toko souvenir, shopping shop, chocolate shop dan hotel. 

Banyak aktifitas yang bisa dilakukan, kita bisa keliling dengan jalan kaki menyusuri semua areanya. Fisherman Wharf ini dulunya tempat persinggahan para pelaut Italia yang akhirnya menetap disisi utara kota San Francisco ini. Disini kita bisa menemukan banyak kapal layar lagi diparkir, kita juga bisa menyewa sekedar untuk berkeliling lautan dibawah Golden Gate Bridge sampai dengan singgah di Pulau Alcatraz. 

Selasa, 26 Februari 2013

San Francisco : Golden Gate, ada juga jejak ku disana :D


San Francisco....ehm..apa yang pertama kali langsung teringat ketika ngomongin San Francisco ? Salah satunya pasti Golden Gate kan. Yang lainnya mungkin tertuju pada Silicon Valley, daerah dimana Head Quater Raksasa IT di dunia ada disana. Sebut aja Google, Apple, Adobe, Youtube, Yahoo, Intel, Facebook, Ebay, Oracle, etc. Ok, perjalananku tidak sampai ke Silicon Valley, berharap next time kali ya *mengukir mimpi kembali :D 

Well, hari ini langkah kaki sudah pasti pertama kali tempat yang mau didatangi yaitu Golden Gate Bridge. Jembatan ini memang pamor sekali, katakan saja beberapa hollywood movie seperti Hulk, Rise of the planet of the Apes, The core, etc, ada scene nya diambil di jembatan ini. 

Sebelum mengarah kesana, kami tanya-tanya dulu sama receptionist hotel. Ternyata hotel tempat kami menginap ini sangat strategis, dekat kalau mau kemana-mana. Si receptionist dengan antusias dan ramah menjelaskan objek wisata yang bisa kami datangi dan juga yang lebih baik kami hindari. Hotelnya provide map juga. 

Selasa, 29 Januari 2013

Amerika : 15 jam perjalanan panjang, Jakarta - Taipei - San Fransisco

Amerika, I am coming!!! 

Sampe di Bandara San Fransisco
Sebenarnya masih ga percaya aku punya kesempatan ini, masih deg-degan sampai hari keberangkatan walaupun visa sudah ditangan. Yah, bisa jadi kan kalau jodohnya cuma sampai visa di approve aja, gara-gara kalo mendadak sakit typhus jadi perlu dirawat atau orang tua sakit jadi harus pulkam dll haha *parno berlebihan ye, untungnya ga ada skenario itu terjadi :D

Persiapannya cukup menyita perhatian, fisik, duit, dan hati. Dari mulainya buat itinerary sendiri mau kemana-mana aja, meeting berkali-kali, cross check dan konfirm apakah sesuai juga dengan keinginan customer (trip kali ini ada 1 customerku juga diundang ikutan dan segala sesuatunya diatur oleh kantorku).
Kantong juga menjerit karna harus beli ini itu, ditambah sudah masuk musim dingin disana which is yang perlu dibawa lebih banyak khususnya baju dingin.

Jumat, 18 Januari 2013

Bangka : Pantai-Pantai Cantik dan Kuliner nya...

2011, Pantai Parai
Tadinya, tahun 2012 ini tahun yang paling bikin kangen sama kampung halaman karena belum bisa pulang kampung sama sekali. Sejak merantau 10 tahun di Ibukota nan sumpek ini, tidak pernah dalam kamus pribadi yang namanya tidak pulang kampung. Eits..tiba-tiba di penghujung tahun dan last minute sekali, dapat ilham kenapa ga pulang kampung aja liburan tahun baru 2013 ini. Kalau nunggu Imlek sepertinya terancam ga bisa pulang, harga tiketnya mahal ga karuan, bikin nyut-nyutan kepala belinya. Memang sih kendala nya sekarang karena aku lagi punya baby kecil belum juga genap 5 bulan tapi ahh nekat aja bawa pulang haha...dan syukurnya semua berjalan baik dan tidak ada masalah apa-apa.

Well, my home town is Bangka Island. Semenjak kuliah aja aku mulai berselingkuh dengan Jakarta :p, sebelumnya masa-masa kecil, remaja dan sampai SMA, aku habiskan ditanah Timah ini. Sekarang Bangka sudah jadi provinsi, bersanding tak terpisahkan dengan saudara pulaunya , Belitung, dengan nama gabungan menjadi Provinsi Bangka Belitung.

Kalau ditanya orang asal mana, dan jawab Bangka, mereka langsung hubungin dengan film Laskar Pelangi. Ehm..pada ga tau ya Bangka itu beda ama Belitung, Bangka ya Bangka, Belitung ya Belitung, berbeda pulau juga hehe *sewot mode on.

Kesamaan Bangka dan Belitung itu adalah pantai-pantai dengan batu granit nya yang berukuran raksasa dan sama-sama penghasil timah. Kalau lebih maju nya, lebih majuan Bangka karena Ibukotanya ada disitu yaitu Ibukota Pangkalpinang dan kota nya juga lebih rame dibandingkan Belitung. Aku juga sudah pernah ke Belitung jadi ya bisa membandingkan dengan lebih objective bukan hanya karena aku orang Bangka :) Semoga orang Belitung setuju ya..Haha..

Chapter #3, Beautiful Rinjani : Day 2 - Duka Lara dan Nikmat Menuju Plawangan Sembalun

Hari ini akan menjadi hari penuh tantangan. Bukit Penyesalan yang sudah ku dengar jauh hari akan menjadi ujian berat untuk kaki ku. Na...